Beberapa hari yang lalu, seorang sahabat mengirimkan sebuah pesan singkat. tak ada yang aneh dalam isi pesannya yang mempertanyakan sebuah “fenomena” yang sering kita lihat dan bahkan mungkin “fenomena” itu sudah menjadi hal biasa bagi kita.
Akh cubo antum caliak k ateh langik kini.
begitulah kira-kira direksionalnya.
Pesan ini masuk sewaktu matahari sedang meninggi. Tiba-tiba ana mendengar sebuah gedoran pada jendela kaca kamar. Ternyata seorang sahabat yang ingin meminta tolong kpd ana untuk membakar sampah di luar rumah. sebelum memenuhi panggilan itu, telepon genggam yang tepat berada di berbunyi, menandakan ada sebuah pesan. Dari sahabat. isinya sesuai daengan isi pesan diatas. Cubo antum caliak…. .
isi pesan tersebut langsung ana balas dengan sebuah pesan, poenjelasan kenapa fenomena itu terjadi. berikut balasannya :
Hal itu terjadi karena, awan menurunkan hujan dengan besar tetesan yang amat kecil (embun), sehingga sebelum hujan atau tetasan itu sampai ke bumi, tetesan itu kembali menguap. “fenomena” itu disebut dengan P.E.L.A.N.G.I
tak ada yang aneh memang dan hal itu biasa, dan bisa dijelaskan secara ilmiah dan hal itu bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. logis berarti bisa diterima dengan akal sehat yang bertopang pada ilmu pengetahuan. setidaknya hal ini telah kita pelajari di dalam dunia pendidikan yang tentu saja kita telah melewatinya.
Mengaikan dengan isu Gempa yang akan terjadi di Padang
kata orang orang dulu, jika da sesuatu fenomena alam yang terjadi dengan keanehan2 , seperti hujan ketika hari panas, longsor, masyarakat yang masih menganut sistim pemujaan terhadap para leluhur, percaya bahwa akan ada kejadian atau peristiwa yang buruk terjadi. karena para leluhur mempunyai “kekuatan ghaib” yang mempu mengetahui kejadian baik dan buruk melewati perantaraan alam.hal inilah yang kita dengar dari masyarakat sekitar kita. mengaikan kejadian/feniomena alam dengan Gempa yang akan katanya akan terjadi di padang. padahal tidak ada sama sekali hubungan antar keduanya.
Yah begitulah kondisi yang kita lihat disekitar kita. peran kita adalah tetap berpegang pada akidah kita dan juga memberikan peran yang baik tentunya kepada masyarakat kita, sehingga tidak terpengaruh oleh isu2 yang menyesatkan akidah. Yah.. tentu tugas kita semua sebagai pemegang amanh itu…