Saudaraku, Terima Kasih

Engkau berusaha untuk memahami setiap sikapku. Setiap raut wajahku, selalu kau sambut dengan ceria dan senyuman. Ketika kau dapati diriku dalam diam kau coba untuk hibur diriku. Dan dalam raut muka yang kadang terasuk oleh amarah, engkau coba sirami dengan lisan yang menyejukkan dan hati itu kembali sedia kala

Engkau berusaha untuk mendahulukan kepentingan diriku diatas kepentingan dirimu. Sungguh, telah ada Itsar pada dirimu. Engkau juga korbankan perasaan dirimu, dan lagi-lagi itu semua teruntuk diriku

Aku bukanlah seorang puitis yang lihai merangkai kata-kata nan indah yang merasuk ke jiwa. Aku juga bukanlah seorang yang mudah mengatakan apa adanya langsung dihadapanmu. Lebih mudah bagiku mengungkapkan semuanya  dengan menulis dalam secarik kertas tentang kebaikan yang ada dalam dirimu, dari pada berhadapan langsung dengan mu.

Tulisan singkat ini merupakan sebuah ekpresi kecintaan kepada saudaraku. Demi Allah, aku mencintaimu. Semoga Allah mempertemukan kita kelak di JannahNya

Wahai Saudaraku.., semoga engkau membaca tulisan ini. Persembaan dari diriku yang mencintaimu karena ALLAH.

Advertisements

2 thoughts on “Saudaraku, Terima Kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s