Kurikulum Bahan Ajar SD, SMP, SMU | Ilmu Lingkungan

EnvironmentSudah lama teringat(dan mudah-mudahan) bahwa Bahan Ajar Ilmu Lingkungan untuk siswa SD-SMU dapat disetujui baik berupa teori ataupun di lapangan. untuk meningkatkan pemahaman tentang lingkungan sekitar. seringkali lingkungan hanya didasarkan pada wilayah geografis saja, sehingga ilmu atua wawasan lingkungan tidak tercapai. beberapa pakar juga menyebutkan, tak lebih dari 5 persen dari bahan ajar yang ada kaitannya dengan ilmu lingkungan. ada beberapa hal mendasar, kenapa bahan ajar ini diberikan tidak hanya dalam bentuk teori, tetapi dalam bentuk aplikasi baik d lapangan atau membuat karya ilmiah seperti yang dilakukan oleh siswa SMU, anatara lain yaitu

1. Menjadikan isu lingkungan (climate change, laut, daratan, limbah, daur ulang sampah dan hutan, Reboisasi lain sebagainya) menjadi bahagian yang penting. tidak saja bagi orang yang berprofesi pemerhati lingkungan, tetapi juga mengikut sertakan murid SD-SMU dalam aplikasinya.

2. Membuat sebuah masyarakat yang peduli terhadap lingkungan yang dibentuk dan di bina mulai dari SD-SMU sesuai dengan kemampuan pada masing masing tingktat. Bayangkan jika masayarakat ini  dapat dibentuk tidak hanya dalam satu wilayah atau Propinsi, tapi seluruh wilayah Indonesia, kerja kerja pemerintah akan terbantu. Bahkan mungkin tidak perlu adanya program yang ditawarkan pemerintah. ha ini timbul karena masyarakat ini bergerak berdasarkan hati nurani dan telah menjadi sebuah kebiasaan serta membudaya yang dibentuk dari masih anak-anak. jadi kuncinya : meningktkan pengetahuan dan kesadaran terhadap lingkungan, mulai dari anak anak sampai dewasa.

Dari Pengetahuan hingga Aksi

Dengan tujuan simple ini, penulis yakin banyak tujuan, agenda, misi yang akan tercapai baik yang berhubungan dengan lingkungan itu sendiri atau tidak. akan ada dampak dampak atau “cipratan-cipratan yang saling terkait satu sama lain. lingkungan juga ada kaitannya dengan pertanian (pangan, ketahanan pangan, organic manure, organic farming), keanekaragaman hayati (biodiversitas), Hutan, 3 R bagi sampah (Reduce, Reuse, Recycle), Climate change, Tambang Fosil dan non Fosil, energy non fosil dan banyak hal. naiknya tingkat Kesejahtearaan manusia juga merupakan cipratan kecil dari aplikasi ini, belum lagi tentang sosial, ekonomi, politik dan lain sebagainya. Bukankah erat kaitannya dengan ilmu lingkungan?

Penulis juga menyadari bahwa tidak semua manusia mesti berhadap langsung atau berprofesi dengan hal-hal lingkungan. tetapi masing masing kita mampunyai peran yang besar dan sesuai dengan kemampuan masing-masing dan dilakukan bersama sama kareana telah memiliki kesadaran lingkungan, demi terciptanya lingkungan yang sehat bagi diri kita atau orang lain dan juga untuk masa depan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s